Marcelo: Melawan Barcelona Dengan 11 Pemain Saja Sudah Susah ( Soal Kartu Merah )

0 14
Marcelo-Real Madrid

Marcelo ( Kapten Real Madrid )

Stadion Santiago Bernaberu – Kartu merah dan disertai dengan penalti, ini yang menjadi titik lemah Real Madrid dimana mereka benar-benar kehilangan kans di El Clasico. Tapi Marcelo menolak untuk menyerah dalam perburuan gelar pda kompetisi La Liga itu.

Real Madrid dibungkam Barcelona dimarkas Madrid Santiago Bernabeu, Sabtu 23/12/2017 ( Semalam ). Setelah sama kuat 0-0 di babak pertama, Los Blancos ( Kiper Madrid ) kebobolan tiga gol oleh Luis Suarez, Lionel Messi, dan Aleix Vidal ( Barcelona ) di paruh kedua.

Kilas Balik Real Madrid vs Barcelona

Kartu merah Dani Carvajal ( Real Madrid ) di menit ke-62 babak kedua, yang juga berbuah penalti dan berujung gol Messi, menjadi titik di mana Madrid sulit untuk kembali mengejar keunggulan Barcelona ini. Unggul jumlah pemain, Barcelona nyaman dalam mengontrol pertandingan tersebut.

“Kami bermain baik pada babak pertama hari ini. Namun kami kebobolan gol pembuka, disertai hukuman penalti dan kartu merah setelahnya” ungkap Marcelo kepada Marca.

Baca Juga : Messi Cuman Pakai Sebelah Sepatu Saat Memberikan Assist ke Vidal ?

“Kalau melawan Barcelona dengan 11 orang saja sulit, bayangkan saja jika dengan 10 orang” tambahnya.

Kekalahannya dari Barcelona membuat Madrid merasa tertekan. Hasil negatif ini semakin menunjukkan bahwa laju skuat arahan Zinedine Zidane itu memang tidak stabil di kompetisi La Liga.

Madrid sudah empat kali berimbang dan tiga kali kalah dari 16 laga sejauh ini. Sebelum ditaklukkan Barcelona, El Real lebih dulu kalah dari Real Betis dan Girona.

Pada dua musim terakhir ini, di bawah Zidane, Padahal Madrid sudah membangun citra tim juara. Mereka sudah pernah memenangi satu gelar Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol, setelah itu memenangkan masing-masing dua trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar klub.

“Kami sudah memanjakan kalian dan kalian berfikir bahwa kami harus selalu menang. La Liga itu liga terbaik di dunia dan sulit untuk mendapatkan kemenangan,” ucap Marcelo.

“Inilah yang namanya olahraga dimana ada saatnya terkadang Anda menang, terkadang Anda kalah. Jarak dengan Barcelona itu karena mereka memenangi lebih banyak pertandingan, itu saja.”

“Gelar belum lepas sepenuhnya. Kalau untuk Saya sih tak percaya dengan keajaiban, namun kerja keras,” tandas back asal Brazil ini.

Didukung Oleh : S128

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *